Resep: Gurih Jenang/Bubur Lemu

Resep Makanan untuk Sarapan
Index | Contact | Copyright | DMCA | Privacy-Policy

Jenang/Bubur Lemu. Alhamdulillah mas broo pagi hari ini kita mau bikin bubur jenang lemu. Yg sangat gurih dan mantul skali. Bubur Sayuran enak Banget Jenang Lemu Khas Solo Ternyata Enak Banget Rasanya gurih Pakai Sayur Kale,Wortel Ikan Tuna Cabe Pedas Ternyata Beras merah enak di.

Jenang/Bubur Lemu Posts About Bubur Lemu Bu Prapti, Jl.honggowongso. Dari balita sampai kalangan dewasa, bubur masih jadi rajanya menu loh. Cara Membuat Ada sedikit suara ribut-ribut di luar, gue denger sih itu suara Rara. Kamu bisa have Jenang/Bubur Lemu using 6 ingredients and 5 langkah. Begini caranya cook it.

Beberapa bahan untuk membuat Jenang/Bubur Lemu diantaranya :

  1. Sediakan 1 cup of beras.
  2. Siapakan 1 lembar of daun pandan.
  3. Sediakan 2 lembar of daun salam.
  4. Siapakan secukupnya of Garam.
  5. Sediakan 200 ml of santan.
  6. Sediakan 1 liter of air.

Apa dia berantem lagi sama mbok-mbok Bubur lemu ya? "Mas ian!!" Tiba-tiba Budi memanggil dari bawah, dan gue masih diem aja. Bubur sumsum merupakan jenis bubur yang berasal dari Jawa dan biasa ditemukan di Solo dan Yogyakarta. Di Solo, bubur sumsum sering disebut juga jenang sumsum maupun jenang lemu. Bubur Lemu merupakan kuliner khas Solo, Jawa Tengah.

Berikut Cara Membuat Jenang/Bubur Lemu Sampai Jadi

  1. Cuci dan rendam beras beberapa waktu.
  2. Cuci lagi lalu masak dengan.
  3. Masak beras dengan air beri daun pandan, salam, dan garam secukupnya..
  4. Masak dengan api besar setelah mendidih kecilkan api aduk terus menerus agar tidak hangus..
  5. Setelah air menyusut, beri air santan dan aduk terus hingga air berkurang atau habis.

Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak dengan Secara khusus, Gibran memasak Gudeg dan Bubur Lemu sebagai jamuan makan siang. Jagung adalah salah satu sumber karbohidrat yang bisa anda jadikan untuk bubur. Jenang atau bubur merupakan makanan rakyat Indonesia sejak dahulu. Meski dianggap sebagai makanan jadul, namun tak sedikit orang-orang selalu memburunya. Eksistensi jenang di kalangan masyarakat Jawa khususnya di wilayah Surakarta sudah melekat sejak zaman kerajaan hindu-budha dan era walisongo sampai sekarang.